Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020
Gambar
KETIKA PANCASILA TERSAYAT MELALUI SISTEM SARA-ISME _________ Penulis: Bin Ditinggikan dalam kata, diagungkan dalam tulisan, dimuliakan dalam percakapaan, namun dikhianati dalam perbuatan, itulah pancasila kita hari ini. Bujang Parewa SARA merupakan kepanjangan dari suku, agama, ras dan antar golongan. SARA adalah berbagai pandangan dan tindakan berdasarkan pada sentimen latar belakang yang menyangkut keturunan, agama, kebangsaan, serta kesukuan antar sesama golongan. Indonesia adalah negara multikulturalisme yang memiliki ragam budaya mulai dari ras, suku, agama dan bahasa. Namun terkadang banyak oknum yang menjadikan isu SARA sebagai alat propaganda dalam memecah belah persatuan. Padahal SARA adalah isu yang sangat sensitif dan rentan menyebabkan perpecahan sehingga melahirkan permusuhan. Banyaknya oknum yang beralibi mengenai hal ini, memberikan saya bisikan bahwa kejadian yang melibatkan persolan sepele terkadang di alihkan ke arah isu yang berbau SARA....
Gambar
Mahasiswa : Bangga Dengan Petani Tapi Malu Megang Cangkul _______ Penulis :Bin Petani adalah seseorang yang bergerak di bidang pertanian, utamanya dengan cara melakukan pengelolaan tanah dengan tujuan untuk menumbuhkan dan memelihara tanaman seperti padi, bunga, buah dan lain sebagainya, dengan harapan untuk memperoleh hasil dari tanaman tersebut untuk digunakan sendiri atau pun menjualnya kepada orang lain. Mereka juga dapat menyediakan bahan mentah bagi industri. Di era perkembangan teknologi saat ini anak anak milenial lebih cenderung nyaman dalam memegang gadget atau handphone ketimbang pegang cangkul. Banyak waktu dihabiskan anak anak jaman sekarang hanya untuk bermain game, hura hura, foya foya, maupun bermalas malasan. Bahkan tidak hanya itu, di lingkup organisasi pun sebagian dari mereka sering mengatakan hal yang berkaitan dengan petani seakan akan menggagung-agungkan lewat kalimat itu dengan dalih ingin mensejahterakan kaum petani dengan suara mereka ya...
Duka Rahim Sultra Penulis : Bang Rumput. Dari atas tingkat sekret komunitas. Aku mendengar suara-suara rahim sulawesi. Yang bukan b suka cita,   tapi duka yang bergenang di atas air. Dari  layar beranda,  Aku melihat kombinasi lumpur hasil   tetesan hujan amarah yang menimbun  lima raga   kedalam liang peristirahatan Sang pahlawan. Mengapa ini kembali terjadi,  Ketika ironi bandang Sentani silam yang  masih melekat dalam memori bumi anoa. Kembali  hadir dengan ganas di pelupuk pemuda milenial  Sultra. Air matamu adalah  kicauan anoa yang kehilangan rumahnya. Perihal , di tengah air matamu Parlemen lebih sibuk mengukuhkan feodalisme  dalam gula-gula OTSUS l bersama liputan media yang tak mau memperhatikanmu p ara pahlawan. Mengapa dan mengapa Tenda  pengungsi sepi empati pusat,  Seolah duka ini hanyalah milik Anoa  Padahal tambang emas yang berlimpah m enjadi sumbangan stabil di dapur ...
Gambar
Ketika Kampus Dijadikan Sebagai Ladang Bisnis Penulis : Bin Posted by LPM Suara Revolusii 15 Juli 2020 Posted in Tidak Dikategorikan suararevolusi , Kampus adalah daerah lingkungan bangunan utama perguruan tinggi ( Universitas, Akademi ) tempat semua kegiatan belajar-mengajar dan administrasi berlangsung. Sekiranya seperti itu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Dalam tulisan saya kali ini, saya tidak bermaksud merendahkan atau merusak citra kampus saya sendiri di mata publik. Budaya kampus saat ini lebih mementingkan kepentingan individu ketimbang mementingkan kepentingan kolektiv. Kampus seharusnya dijadikan sebagai tempat menanamkan ide ide segar, berisikan lalu lintas gagasan yang indah dan menantang, masa dimana kampus dijadikan sebagai tempat untuk menempa kader kader yang progresif nan militan. Sistem pendidikan kita sejatinya berkiblat ke arah barat, pada dasarnya sedari dini kita disiapkan untuk menjadi alat dari industri lalu industri itu berjalan tanpa ...
Gambar
Gondrong Adalah Kebebasan Penulis : Bin Posted by LPM Suara Revolusii 10 Juli 2020 Posted in Tidak Dikategorikan Suararevolusii -Zaman sekarang banyak orang selalu salah dalam menilai seseorang terkhususnya lelaki yang berambut gondrong. Berbagai macam penilaian mereka terhadap penampilan dijadikan acuan stigma yang salah. Bahkan penilaian tersebut kadang dijadikan sebagai bahan cibiran sampai banyak dari masyarakat mengatakan bahwa lelaki yang memiliki rambut gondrong menimbulkan kesan yang seram, kriminal, kotor, dan pemalas. Paradigma seperti ini telah lama di indonesia sejak dulu ketika orde baru berlangsung. Sejak berlangsunnya orde baru, lelaki yang berambut gondrong ternyata telah menjadi musuh besar selain komunis bagi sang diktator yang berkuasa selama 32 tahun. Sampai pada waktunya, Soeharto beserta para petinggi militer lainnya mengeluarkan aturan tentang pelarangan lelaki berambut gondrong. Bahkan aturan tersebut menjalar sampai pada intansi publik,...